Tuesday, January 8, 2013

Kenangan #4

lalu lalang jariku terlambat
kenangan
menaruhnya dalam waktu yang lampau
jejak sejarah

Doa #3

Allah Allah Allah ....
aku ....
terpejam ...
terbakar ...
entah ...
tersesat ...

Allah Allah Allah ....
jiwaku ....
terlambat ...
semoga ...
taubat ...
masih ...
sempat ...

jemari yang terus menulis
jemari yang belarian di atas batas
air mata
air mata
air mata


Doa #1

bertemu dengan tanda
setiap kali tidak mengerti
lalu jawaban dikirimkan dari langit
bersama doa-doa

ya
doa yang panjang
lebih panjang dari sungai
doa yang dalam
lebih dalam dari palung
doa yang tinggi
lebih tinggi dari tujuh langit

bertemu rakaat cinta
aku sirna saja
aku udara saja



Air

malam ini
sungguh tengah malam
pagi sudah berdetik di perasaan
janganlah pergi
pagi ini ia menjelang embun
bertetesan dengan genit
dalam curahan langit hitam

pagi ini
serangkaian udara basah terangkai
dengan tangis yang amat landai
mengalir menjadi sungai

aku
sungguh ingin berkata padamu
untuk tidak menangisi waktu
aku
sungguh ingin berkata padamu
agar tidak berlari dari waktu

siang ini
cahaya berpendar hilang sudah
hanya terang cahaya saja

malam ini
aku kembali ucapkan selamat tidur
kepada mimpi yang kembali
hanya sendiri saja


Saturday, January 5, 2013

kematian #2

yang berlalu
sangat cepat berlalu
tiga empat delapan nyawa
lelah di dunia


tertembus pelurutertabrak kendaraan
terlindas roda
terbujur cahaya
hitam putih jingga


seribu pasir
menyekat mata
seribu mata
banjir seketika


yang berlalu
sangat cepat berlalu
lelah di dunia

Friday, January 4, 2013

Mengejar

yang kujejak kukejar hingga luluh
putaran kaki yang meluncur
peluh yang disundut api
butiran keringat yang jatuh bagai mimpi

detak kaki berdebu
jalan liku liku yang baru
melayang aku melayang aku

sudah aku sembunyikan
sudah aku sembunyikan
di tempat engkau menemukan
di tempat engkau menemukan

detak kaki berdebu
jalan liku liku yang baru

Thursday, January 3, 2013

Cinta #1

Bukanlah matahari januari
bukanlah bulan januari
bukanlah hari januari
untuk menyuburkan hati
yang tunasnya menyibak nyali

kujajakan benci
tapi tak jua dicintai
kujajakan cinta
tapi tak ada selain sunyi

bukanlah lampu sorot
yang menyaring kabut
yang menarik jutaan laron
mendekatkan maut

semuanya karena cinta
Template developed by Confluent Forms LLC; more resources at BlogXpertise